Mrayun, 1 Agustus 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah organik dan pemanfaatannya yang berkelanjutan, Pemerintah Desa Mrayun menggelar kegiatan Sosialisasi Pembuatan Ecoenzyme pada hari Kamis, 1 Agustus 2025. Kegiatan ini diadakan di Balai Desa Mrayun dan dihadiri oleh para ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT), kader Posyandu, dan anggota PKK Desa Mrayun.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan ecoenzyme sebagai salah satu solusi ramah lingkungan yang dapat dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana seperti limbah dapur (kulit buah dan sayuran), gula merah, dan air. Ecoenzyme ini dapat dimanfaatkan sebagai pembersih serbaguna, pupuk cair, dan bahkan pengusir hama alami.Dalam sambutannya, Kepala Desa Mrayun menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi aktif para ibu dalam kegiatan ini. "Kami berharap melalui pelatihan ini, para ibu tidak hanya menjadi agen perubahan di rumah masing-masing, tetapi juga dapat menyebarluaskan ilmu ini kepada tetangga dan lingkungan sekitar," ujarnya.
Acara sosialisasi dibimbing langsung oleh narasumber dari tim KKN Unirow, yang menjelaskan secara rinci proses pembuatan ecoenzyme serta manfaatnya bagi lingkungan dan kesehatan keluarga. Para peserta juga berkesempatan mempraktikkan langsung cara membuat ecoenzyme dalam sesi praktik bersama.Mrayun, 1 Agustus 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah organik dan pemanfaatannya yang berkelanjutan, Pemerintah Desa Mrayun menggelar kegiatan Sosialisasi Pembuatan Ecoenzyme pada hari Kamis, 1 Agustus 2025. Kegiatan ini diadakan di Balai Desa Mrayun dan dihadiri oleh para ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT), kader Posyandu, dan anggota PKK Desa Mrayun.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan ecoenzyme sebagai salah satu solusi ramah lingkungan yang dapat dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana seperti limbah dapur (kulit buah dan sayuran), gula merah, dan air. Ecoenzyme ini dapat dimanfaatkan sebagai pembersih serbaguna, pupuk cair, dan bahkan pengusir hama alami.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Mrayun menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi aktif para ibu dalam kegiatan ini. "Kami berharap melalui pelatihan ini, para ibu tidak hanya menjadi agen perubahan di rumah masing-masing, tetapi juga dapat menyebarluaskan ilmu ini kepada tetangga dan lingkungan sekitar," ujarnya.
Acara sosialisasi dibimbing langsung oleh narasumber dari tim KKN Unirow, yang menjelaskan secara rinci proses pembuatan ecoenzyme serta manfaatnya bagi lingkungan dan kesehatan keluarga. Para peserta juga berkesempatan mempraktikkan langsung cara membuat ecoenzyme dalam sesi praktik bersama.Ibu-ibu dari KWT, Posyandu, dan PKK tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Mrayun dapat menjadi percontohan desa ramah lingkungan yang mandiri dalam mengelola limbah organik dan menerapkan gaya hidup berkelanjutan
by:kknunirow2025